Inilah Caranya Agar Utang Cepat Lunas

Cara Agar Utang Cepat Lunas

Salah satu cara agar utang cepat lunas adalah dengan mengubah mindset kita tentang utang dan bayarlah walaupun sedikit demi sedikit.


Utang itu masalah mindset. Jika Anda bermental tukang utang, seberapa besar apa pun usaha Anda untuk melunasi utang, ia akan sia-sia. Kenapa? Karena jika ia sudah menjadi mindset, ia sudah menjadi bagian dari kehidupan Anda.

Ubah mindset tentang utang maka kehidupan Anda akan berubah dengan sendirinya.

Sebenarnya, utang itu terjadi diawali dari kondisi finansial kita yang masih belum bisa kita kelola. Orang yang uangnya "banyak" belum tentu ia disebut sebagai orang kaya jika utangnya lebih besar dibandingkan dengan aset atau harta yang ia punyai.

Namun, orang yang berpenghasilan kecil, bisa jadi ia adalah orang kaya sesungguhnya karena aset yang ia punyai lebih besar dibandingkan dengan utang yang ia punya. Artinya, aman.

Misalnya si A punya penghasilan perbulannya Rp 50 juta. Namun, ternyata setelah dihitung-hitung
pengeluaran perbulannya bisa mencapai Rp 65 juta. Ya, tetap saja ludes!

Namun, jika si B dengan penghasilan yang hanya sekitar Rp 3 juta per bulan, tetapi pengeluarnya hanya Rp 2 juta per bulan maka ia aman dari masalah keuangan.

Ya, jangan belagu juga mentang-mentang pendapatan lebih besar dari pengeluaran, terus ngeledek ke yang berpenghasilan guuedee dengan bilang "enakan gue, walaupun dikit pemasukannya, nggak punya utang.. santai kayak di pantai.."

Tapi jelas, si B ini orang kaya sebenarnya. Setidaknya, kaya dengan ketenangan. Hehehe..

Bukankah salah satu ciri hidup yang indah itu ketika ketenangan hadir di dalam hidup kita? Setuju?

Baiklah.

Agar Utang Cepat Lunas

Salah satu cara yang paling ampuh agar utang cepat lunas adalah dengan mengubah mindset kita tentang utang dan bayarlah sedikit demi sedikit.

Ubah Mindset

Seperti yang saya sebutkan di awal tulisan ini, kita harus mengubah mindset tentang utang.

  • Buang jauh-jauh prisip hidup "kalau gak ngutang, gak bakalan punya".
  • Ketika megang uang (apalagi uang orang lain, uang perusahaan) hapuslah prinsip "pake aja dulu, uang bisa dicari".
  • Jangan mau dicap sebagai tukang utang. Jangan gampang minjam uang kepada orang lain. walaupun sedikit demi sedikit

Tahan godaan

Salah satu penyebab seseorang berutang adalah gampang tergoda.

  • Sebenarnya sih gak butuh-butuh amat, tapi karena di dompet ada kartu kredit jadi gesek deh.
  • Sebenarnya sih gak perlu-perlu amat, tapi karena ada temen yang nawarin barang bagus jadi maksain deh. Ambil dulu, bayar nanti.
  • Sebenarnya sih belum perlu dan penghasilan belum mapan, tapi karena gengsi jadi ambil kredit mobil.

Mulai sekarang, buang prinsip hidup "dikit-dikit ngutang, dikit-dikit ngutang". Ngutang kok dikit-dikit, hehehe. Mending, "dikit-dikit sedekah, dikit-dikit sedekah".

Perbanyak sedekah

Sedekah itu bisa mendatangkan rezeki yang lebih banyak lagi, termasuk penghasilan. Termasuk memperbaiki keuangan keluarga.

Jika Anda mempunyai utang sebesar Rp. 10 juta dan mempunyai uang hanya Rp. 1 juta, apa yang harus dilakukan? Temukan jawabannya di artikel mendatang.

Sekian dulu ya.

Terima Kasih.


Investasi Emas Logam Mulia yang Menguntungkan


Emas adalah salah satu jenis investasi yang paling terkenal, selain saham, deposito, properti, dan reksadana. Emas yang saya maksudkan di sini adalah logam mulia, bukan emas perhiasan. Bukan pula emas perhiasan yang umumnya orang beli di toko-toko emas di pasar.

Ada beberapa alasan mengapa kita harus memilih emas sebagai salah satu jenis investasi. Investasi emas logam mulia memang menguntungkan. Harganya cenderung selalu naik setiap tahunnya. Selain itu, likuiditasnya pun tak diragukan lagi. Maksudnya uang tunai. Kita tinggal bawa emas / logam mulia ke bank syariah atau sejenisnya. Anda bisa langsung mendapatkan uang tunai saat itu juga. Memang, sifat investasi emas adalah mudah dibeli dan mudah pula dijual.

Berbeda dengan investasi di properti, saham dan deposito.

Investasi properti memang lebih menguntungkan dibandingkan dengan investasi emas. Harga jual properti bisa 2 kali lipat harga beli. Namun likuiditasnya yang amat susah. Maksudnya, sulitnya uang tunai. Jika saat ini anda butuh uang segera, maka menjual properti anda (rumah, kos-kosan, kontrakan, lahan, tanah) bukan pilihan yang tepat.

Begitu pun dengan saham. Keuntungan saham bisa lebih tinggi daripada investasi emas. Namun, harus hati-hati ketika menghadapi masa-masa kelam di dunia saham.

Apalagi deposito. Kalau yang satu ini, saya sarankan bukan untuk investasi. Hanya untuk dana cadangan saja. Misalnya, 5 tahun ke depan. Karena, suku bunga deposito tidak pernah lebh dari kenaikan inflasi.

Baiklah. Kita fokus saja ke investasi emas atau logam mulia.

Investasi Emas Logam Mulia yang Menguntungkan

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk berinvestasi emas atau logam mulia. Investasi Emas Logam Mulia yang Menguntungkan bisa dilakukan di bank syariah atau pegadaian.
  1. Cicilan Emas
  2. Tabungan Emas
  3. Arisan Emas
  4. Gadai Emas
Saya menyarankan kepada teman-teman saya sebaiknya menabung emas di Pegadaian. Seorang guru atau karyawan, sebaiknya segera berinvestasi dalam bentuk emas / logam mulia dari sekarang. Apalagi di Pegadaian. Biayanya bisa kita tentukan sendiri. Contoh, 200 ribu rupiah per bulan. Kok bisa ya? Ya bisa. Namanya Cicil Emas.

Mengapa harus pegadaian? Apakah saya ini agen dari pegadaian? Atau barangkali ada kerjasama dengan pegadaian? Tentu tidak. Saya sarankan demikian, karena alasan kemudahan saja. Biaya administrasi juga terjagkau.

Apa yang harus dilakukan

  1. Datang ke Kantor Pegadaian terdekat
  2. Siap KTP atau Kartu Identitas lainnya
  3. Sampaikan kepada customer service bahwa Anda ingin menabung Emas atau Cicil Emas
  4. Anda akan diberikan formulir berikut penjelasan mengenai cara menabung emas atau cicil emas.
  5. Tentukan berapa gram emas sesuai minat dan kebutuhan.
  6. Tentukan tenor. 3 bulan, 6 bulan atau 12 bulan.
  7. Berikan sejumlah Down Payment yang harus dibayar.
  8. Selanjutnya anda bisa membayar emas setiap bulan, dengan harga terjangkau.
Itulah cara mencicil atau menabung emas di pegadaian. Jika kondisi keuangan anda sedang bagus dan mempunyai uang lebih, membeli emas atau logam mulia secara tunai pun bisa. Tidak mesti mencicil atau menabung.

Selanjutnya, silahkan baca : Strategi mengeruk keuntungan investasi emas.

Bagaimana Cara Cepat Kaya Tanpa Modal? Ini Caranya

Bagaimana Cara Cepat Kaya Tanpa Modal? Ini Caranya

Semua orang ingin cepat kaya raya tanpa modal. Namun sedikit sekali yang tahu caranya. Ingin tahu caranya? Temukan cara cepat kaya tanpa modal di sini. Lakukan sekarang.

Bagaimana Cara Cepat Kaya Tanpa Modal? Ini Caranya

Semangat Pagi!

Banyak orang yang mengira bahwa tidak ada bagaimana cara cepat kaya tanpa modal. Mungkin sebagian mereka belum tahu caranya. Sebenarnya, semua orang bisa cepat menjadi kaya bahkan tanpa modal sama sekali. Modal di sini yang saya maksud adalah modal uang.

Untuk berubah menjadi kaya, tidak melulu harus bermodalkan uang yang banyak. Jika sudah mempunyai banyak uang, gampang. Buka usaha dan jalankan sampai berhasil mendatangkan uang lebih banyak lagi. Uang semakin banyak, maka Anda pun semakin kaya raya.

Namun apakah ada cara lain yang bisa kita lakukan untuk menjadi kaya tanpa harus bermodalkan uang? Jawabannya, ada. Saya sudah membuktikannya. Ilmu ini saya dapatkan dari bisnis MLM. Tidak ada ruginya saya dulu bergabung di bisnis MLM. Walaupun saya tidak sampai puncak keberhasilan, namun ilmu bisnis MLM telah saya dapatkan dan saya aplikasikan dalam bisnis lain.

Langkah Awal Menjadi Kaya Tanpa Modal

Sebagai langkah pertama untuk menjadi kaya (tanpa modal uang) anda bisa mencoba menjual produk orang lain. Menjadi marketing. Anda tak harus mempunyai banyak uang untuk menjadi seorang marketer. Tidak perlu banyak uang, cukup tahu banyak tentang produk yang akan Anda jual.

Namun demikian, Ini adalah hanya langkah awal. Langkah selanjutnya, anda harus mau belajar dan terus mengasah kemampuan. Selain itu anda harus memenuhi syarat lain agar anda bisa cepat kaya meskipun tanpa bermodalkan uang.

Syarat Menjadi Kaya Tanpa Modal

Untuk berubah menjadi kaya atau cepat kaya, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Syarat untuk berubah hidup menjadi kaya adalah banyak berdoa, mau bekerja keras, pintar memanfaat peluang, serta menjaga dan memperbanyak relasi.

Banyak Berdoa

Banyak orang yang melewatkan tahap ini. Mereka berpikir untuk menjadi kaya tidak cukup dengan banyak berdoa. Oh, jika ada yang berkata seperti itu, saya akan jawab ‘betul’. Memang untuk menjadi kaya tidak cukup dengan banyak banyak berdoa. Tapi, ini adalah langkah yang jangan sampai Anda lewati. Banyak orang sukses di luar sana, justru dengan banyak berdoa dan berpasrah diri kepada Yang Maha Kuasa. Orang yang mengawali usahanya dengan doa, ia akan rendah hati ketika sukses dan lapang dada ketika gagal. Sebaliknya, orang yang memulai usahanya tanpa diawali dengan doa, ia akan sombong ketika sukses lancar jaya, dan putus asa ketika gagal total.

Jadi, awali dengan doa agar Yang Maha Kuasa memudahkan jalan usaha Anda.

Mau Bekerja Keras

Semua orang juga tahu bahwa dengan kerja keras maka kesuksesan akan cepat diraih, kekayaan cepat didapat. Kerja keras yang kita lakukan secara bertubi-tubi, maka kesuksesan dan kekayaan akan menyerah kepada kita. Percaya itu. Ingat ya, kerja keras itu bukan kerja kasar. Kerja keras itu saya ibaratkan anda mau melakukan lebih dari apa yang kita kerjakan kemarin.

Pintar Memanfaatkan Peluang

Langkah berikutnya adalah kita harus jeli memanfaatkan peluang. Pengusaha atau calon pengusaha itu harus bisa memanfaatkan peluang. Sebagai contoh GO-JEK. Dulu orang tidak kepikiran untuk menjadi seorang tukang ojek. Tetapi setelah founder GO JEK ini membuka lowongan pekerjaan, para pelamarnya banyak sekali. Bahkan seorang sarjana pun mau menjadi tukang ojek. Kenapa itu terjadi? Karena sang founder mampu memanfaatkan peluang, kebutuhan masyarakat jakarta akan tukang ojek yang siap kapan pun, nyaman dan terpercaya.

Lalu, apakah anda harus membuka usaha sejenis GO JEK? Oh gak perlu. Tidak perlu latah. Cukup amati, tiru, dan modifikasi.

Memperbanyak Relasi

Bagian terpenting dari sebuah bisnis adalah relasi. Memperbanyak relasi itu sama halnya dengan memperbanyak rezeki. Banyak relasi, banyak rezeki. Banyak silaturahmi banyak rezeki. Silaturahmi = relasi = hubungan.

Sebuah contoh. Ada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan di kota Bogor. Tempatnya bagus. Suasananya asri. Fasilitasnya lengkap. Namun, karena sang owner tidak menjaga hubungan baik dengan orang lain perusahaannya hampir gulung tikar. Pelanggan pun sepi.

Tidak banyak yang bisa saya uraikan dalam artikel ini, tentang bagaimana cara cepat menjadi kaya tanpa modal (uang). Kecepatan disini bukan berarti dalam hitungan hari atau bulan. Tentu ada proses yang harus dijalani. Ada langkah yang harus dilalui, seperti yag saya sebutkan di atas tadi. Banyak berdoa, mau bekerja keras, mau memanfaatkan peluang, dan memperbanyak relasi. Jika dilakukan dengan benar, maka saya yakin Anda bisa cepat menjadi kaya dibandingkan dengan teman anda. Teman mana? Teman yang tidak mau berdoa, malas bekerja, tidak jeli memanfaatkan peluang dan tidak menjaga relasi dengan baik.

Salah Satu Ciri Pengusaha Sukses, Temukan Di sini

Tidak Semua Orang Ingin Berubah Hidup. Salah Satu Ciri Orang Sukses Adalah Terus Bekerja Dan Berkarya. Orang Sukses Tidak Mengenal Istilah Libur.




Mengawali artikel ini, saya ingin bertanya kepada pembaca sekalian:

1. Apakah semua orang ingin sukses? Tidak
2. Apakah semua orang ingin berubah hidup? Tidak
3. Apakah semua orang ingin kaya raya? Tidak.

Mengapa jawabannya tidak? Tidak semua orang ingin sukses. Ada yang betah dengan standar hidup biasa-biasa saja. Ada pula orang yang senangnya, nongkrong-nongkrong, ngopi di warung kopi, main gitar, sambil ngobrol ngalor ngidul. Mereka tidak ada semangat hidup. Yang penting bisa makan. Gak ada gairah untuk berubah hidup apalagi berubah menjadi kaya raya.

Alasan lain yang paling mendasar adalah mungkin mereka ingin menjadi sukses, berubah hidup, menjadi kaya raya tapi TIDAK mau menjalani prosesnya. TIDAK mau berjuang. Mereka tidak mau pahit dulu sebelum manis. Mereka ingin langsung manis. Kelompok seperti ini, akan lebih senang meminta daripada memberi. Lebih suka mengeluh daripada berusaha. Lebih suka menyalahkan pemerintah. Padahal, kesuksesan, kekayaan, kesejahteraan bukan tergantung pemerintah.

Salah Satu Ciri Pengusaha Sukses

Ada satu kalimat yang selalu dipegang oleh orang sukses, yaitu "orang sukses tidak mengenal kata libur."

Apa artinya? Salah satu ciri orang sukses adalah terus bekerja dan berkarya. Orang sukses tidak mengenal istilah libur. Kalaupun orang sukses berlibur, ia akan berlibur di hari biasa bukan weekend. Saat orang lain libur, ia bekerja. Saat orang lain bekerja, ia libur.

Orang sukses jarang sekali liburan menghabiskan uang. Kalaupun ia jalan-jalan keliling nusantara, keliling dunia, ia sambil mencari peluang dan mencari inspirasi bisnis.

Itulah salah satu ciri orang sukses.

Bisnis MLM Ustadz Yusuf Mansur, Cara Cerdas Beramal dan Berbisnis

Bisnis MLM Ustadz Yusuf Mansur, berbeda dengan bisnis lain yang pada umumnya menawarkan janji manis dan kehidupan yang lebih baik bagi calon member. Tetap Sederhana.

Semangat pagi!

Dalam artikel berikut ini, saya akan menyampaikan tentang Bisnis MLM Ustadz Yusuf Mansur. Yusuf Mansur, seorang pengusaha dan da'i terkenal yang mempunyai pondok pesantren Daarul Quran Nusantara. Bisnisnya banyak dalam berbagai sektor. Salah satunya adalah bisnis MLM.

Bisnis MLM yang dijalankan ustadz kondang Yusuf Mansur ini berbeda dengan bisnis lain. Bisnis MLM pada umumnya menawarkan janji manis dan kehidupan yang lebih baik bagi para calon membernya. Biasanya, bisnis MLM dikemas dengan kemasan yang menggiurkan. Dengan suguhan sound system yang menggelegar saat presentasi, presenter berjas dan berdasi, tampilan slide yang menawarkan kemewahan dan kekayaan, sementara si pendengar (calon member) saat itu sedang miskin dan tak berduit. Hal itu membuat si pendengar melongo dan tergiur untuk bergabung.

Berbeda dengan bisnis MLM yang dijalankan ustadz Yusuf Mansur ini. Bisnisnya sederhana, tidak menampilkan kemewahan. Nama bisnisnya adalah Paytren.

PAYTREN adalah sarana bayar-bayar dan beli-beli sebagai upaya dapat lebih untuk cara cerdas beramal dalam bisnis. Paytren dapat digunakan untuk pembelian/pembayaran: PLN Pasca, Token PLN, TV Berbayar, Pulsa handpone, Kartu Hallo, Speedy, Leasing Motor atau Mobil, Telkom, Pulsa BOLT, Sedekah, BPJS, dan pembayaran lainnya.

Kita memang harus cerdas memanfaatkan peluang dan kemajuan zaman. Sekarang itu jamannya bayar dan beli cukup melalui handphone dimanapun dan kapanpun.

Jika anda tertarik, silahkan hubungi saja orang atau teman anda yang sudah bergabung di bisnis MLM Yusuf Mansur (Paytren). Atau, silahkan browsing sendiri bisnis MLM apa saja yang ditawarkan Ustadz Yusuf Mansur (Paytren).

Oh iya, ada yang bilang, bisnis MLM itu haram, padahal kan Yusuf Mansur itu ustadz? Nah. Tidak usah langsung menghakimi seperti itu. Kata siapa bisnis MLM haram? MLM mana dulu. Darimana dulu melihatnya. Apa yang menyebabkan MLM itu bisnis 'haram'? Bukankah jual ayam goreng saja bisa haram, jika ayam yang dipotongnya tidak sesuai syariat Islam?

Sebenarnya...

MLM atau Multi Level Marketing adalah sebuah bisnis yang dijalankan dengan sistem direct selling atau penjualan langsung. Ada kelebihan dan kekurangan dengan sistem penjualan langsung. Tahukah anda? Penjualan langsung adalah layaknya seperti pedagang asongan, pedagang kue keliling, pedagang bakso keliling, pedagang yang menjual secara langsung kepada pembeli.

Jika ada penjualan langsung maka ada dong penjualan tak langsung. Oh, Ada. Penjualan tak langsung adalah penjualan yang memakai rantai distribusi yang panjang. Dari pabrik, ke distributor besar, grosir besar, kios, warung, baru ke konsumen. Itu yang banyak terjadi di sekitar kita.

MLM menganut sistem penjualan langsung dimana member MLM menjual secara langsung kepada konsumen (calon member). Di situ anda akan mendapatkan penghasilan berupa bonus rekruitmen. Bonus yang didapat dari hasil penjualan produk kepada konsumen.

Banyak orang yang trauma dengan bisnis MLM. Tentu trauma berlaku bagi orang yang sebelumnya sudah pernah bergabung dan berkecimpung dalam dunia MLM. Kalau belum bergabung, itu sih bukan trauma, tapi latah. Ikut-ikutan trauma. Biasanya menghindar saat ditawarkan peluang bisnis MLM.

Apa yang menyebabkan orang trauma dengan MLM? Banyak faktor. Tergantung dari sisi mana dulu. Ada yang trauma karena tidak pernah mencicipi bonus. Ada yang trauma karena tidak pernah mempunyai member baru, walau sudah bekerja keras. Ada pula yang trauma dengan janji-janji manis bisnis MLM. Ada pula yang trauma karena upline yang tidak bertanggung jawab.

Ada pula yang trauma karena gengsi. Saat bonus meningkat, ia beli mobil, padahal belum bonus belum besar dan lancar. Sementara mobil itu bukan asset produktif melainkan asset konsumtif yang malah menghabiskan uang. Bonus belum lancar, sementara bensin dan cicilan harus dibayar. Karena tidak terbayar, mobil disita. Mobil disita, itu tanda-tanda bonusnya tidak lancar. Jatuh miskin lagi. Gengsi dong.

Ada pula yang trauma dengan sistem pembagian bonus yang banyak syarat dan ketentuan. Sementara, si member tak mampu memenuhi syarat dan ketentuan tersebut. Memang, dalam beberapa perusahaan MLM, syarat pencairan bonus itu sudah didesain sedemikian rupa oleh perusahaan agar si perusahaan tak kewalahan membayar bonus dan cepat gulung tikar.

Ada pula yang kapok dengan bisnis MLM karena bertengkar dengan upline/downline. Entah masalah pembagian bonus, pembagian porsi tanggung jawab, dan lain-lain. Yang lebih lucu lagi, pertengkaran mereka terjadi karena asmara. Jadi selama menjalankan bisnis MLM, ada member yang saling jatuh cinta dan menjalin kasih. Di tengah perjalanan bisnis dan perjalanan asmara terjadi pertengkaran. Akhirnya bubar. Bubar pacaran, bubar pula bisnisnya.

Maaf jadi merembet kemana-mana.

Udah dulu ya... Jangan lupa silahkan baca Inilah Kenyataan Sebenarnya Bisnis MLM.

Jika ingin segera bergabung dalam bisnis MLM Ustadz Yusuf Mansur, silahkan saja. Sebaiknya pelajari dulu. Teliti sebelum membeli itu lebih baik. Tidak perlu terburu-buru.

Pikirkan baik-baik, apa motivasi Anda join atau bergabung dalam bisnis MLM. Kalau niatnya belajar atau menambah wawasan, melatih keberanian, melatih mental, silahkan saja. Itu justru lebih baik.

Ide Bisnis Saat Musim Hujan, Temukan di sini



Musim Hujan
Musim hujan biasanya datang di bulan Januari, Februari sampai Maret. Itu biasanya. Kadang-kadang musim hujan terjadi sampai 6 bulan bahkan tahun. Sayang sekali kalau, peluang ini kita lewatkan.

Untuk mendapatkan ide bisnis saat musim hujan tidaklah susah. Banyak hujan, banyak rezeki. Banyak hujan, banyak peluang. Musim hujan biasanya banyak orang bermalas-malasan. Nonton TV sambil ngemil. Atau sambil ngopi. Atau tidur-tiduran bahkan tidur beneran. Nah, kita manfaatkan kemalasan mereka. Kita manfaatkan rasa malas mereka menjadi peluang bisnis. Menjadi ide bisnis.

Sambil anda ngemil atau ngopi, silahkan lanjutkan membaca artikel ini. Yuk kita simak ide bisnis apa saja yang bisa kita lakukan di saat musim hujan.

1. Bisnis Makanan pedas
2. Bisnis Jagung bakar
3. Jual Bakso
4. Buka Cuci steam mobil/motor
5. Jual Jas Hujan
6. Jual Alat Kebersihan
7. Jual Pakaian Hangat
8. Jual Minuman Hangat
9. Bisnis Laundry

Tentu ini hanya sebagian ide bisnis. Banyak sekali ide bisnis saat musim hujan yang dapat anda ciptakan sendiri.

Bisnis MLM, Inilah Kenyataan Sebenarnya


Bisnis MLM atau Multi Level Marketing adalah sebuah bisnis dengan konsep penjualan langsung. MLM atau istilah lainnya, direct selling, biasanya dibungkus dengan kemasan yang menggiurkan, janji manis, baik berupa kebebasan finansial, kebebasan waktu, maupun kebebasan uang.

Sebelum anda memutuskan untuk bergabung dengan bisnis MLM yang menawarkan produk, janji, propaganda, mimpi yang indah, kekayaan, kenyaman hidup, prestise, kemewahan, kendaraan mewah, penghasilan yang luar biasa, liburan keliling dunia, dan sebagainya, ada baiknya anda simak baik-baik kenyataan sebenarnya dibalik Multi Level Marketing.


Bisnis MLM yang baik (tidak ada yang terbaik) setidaknya memiliki lima hal yang perlu dipertimbangkan oleh calon member. Lima hal ini penting, mengingat kegagalan atau kesuksesan sebuah bisnis MLM berasal dari lima hal ini.
  • Perusahaan
  • Produk 
  • Sistem Marketing 
  • Transparansi Informasi 
  • Support System

Perusahaan Multi Level Marketing

Sebuah perusahaan MLM atau Multi Level Marketing harus mempunyai konsep bisnis yang jelas, alamat yang jelas, pabrik yang jelas, pabrik sendiri dan memiliki perijinan yang lengkap. Jutaan member bahkan milyaran, sangat bergantung pada eksistensi dan kekuatan perusahaan. Selain itu, pengalaman pun perlu dipertimbangkan. Perusahaan MLM setidaknya mempunyai pengalaman bagus selama lima tahun berturut-turut.

Produk Multi Level Marketing

Produk yang dijual harus berkualitas tinggi dan harganya terjangkau. Memang, semua produk MLM itu berkualitas tinggi, namun harganya kadang-kadang tidak terjangkau oleh masyarakat kelas bawah.

Selain itu, produk yang dijual pun harus laku di pasaran, mudah dijual dan sifatnya cepat habis. Jika bisnis MLM yang Anda ikuti tidak mempunyai ketiga hal ini, sebaiknya tinggalkan. Tinggalkan.

Sistem Pembagian Bonus dan Penghasilan

Ini yang paling penting. Bisnis MLM harus mempunyai pembagian bonus yang jelas dan tanpa syarat. Kenyataannya, banyak member MLM yang gagal di tengah jalan karena banyaknya syarat yang harus dipenuhi oleh member untuk mencairkan bonusnya.

Kejelasan Informasi

Informasi pembayaran bonus harus jelas dan dapat diakses oleh member. Jika bisnis MLM Anda tidak mempunyai wadah informasi yang transparan, sebaiknya tinggalkan. Segera tinggalkan. Sebelum Anda terjerumus lebih dalam.

Dukungan Sistem Multi Level Marketing

Nah, di sini-lah akar permasalahannya. Di sini lah faktor utama yang menentukan seorang member bisa sukses atau tidak. Support System adalah sistem yang mendukung dan membantu Anda meraih sukses. Biasanya didapatkan dalam pelatihan dan konsolidasi. Apakah cukup dengan pelatihan dan konsolidasi? Tidak. Harus ada dukungan penuh dari orang yang mengajak (upline) Anda.

Jika Anda berjuang keras, banting tulang (tulang dibanting-banting), rajin presentasi, pergi pagi pulang larut malam, prospek sana prospek sini, melupakan keluarga, sementara upline Anda tidak menghargai kerja keras Anda, sebaiknya tinggalkan. Tinggalkan bisnis MLM tersebut.

Satu hal yang saya tidak suka dengan bisnis MLM adalah presenter, leader, atau upline yang sering mengatakan 'kesuksesan di bisnis ini bukanlah tergantung perusahaan, bukan tergantung leader, tapi kesuksesan itu tergantung pada diri Anda.'

Justru, kelangsungan sebuah bisnis/usaha tergantung pada cara menghargai bawahan. Kelangsungan sebuah perusahaan tergantung pada perlakuannya terhadap karyawan. Kelangsungan seorang pengusaha tergantung pada cara perlakuannya terhadap pekerja.

Kenyataan di Lapangan

Di balik semua itu, kenyataan di lapangan berbeda dengan teori di atas kertas. Banyak para pelaku bisnis MLM yang tumbang di tengah jalan. Ada yang sudah pernah merasakan nikmatnya bonus MLM, ada pula yang seumur-umur menjadi member gaaak pernah dapat bonus. Tidak pernah. Ada pula yang sukses sampai puncak tertinggi namun kemudian terjun bebas ke dalam jurang kegagalan.

Yang paling saya tidak suka dengan bisnis MLM adalah perilaku membernya yang SOMBONG, seolah-olah dialah yang paling kaya dan orang lain itu miskin. Seolah-olah member MLM itu paling kaya dan yang belum member adalah orang paling miskin. Seolah-olah upline itu paling sukses dan kaya raya, dan downline itu paling miskin, paling tidak tahu apa-apa. Saya TIDAK SUKA dengan orang yang BERLAGAK KAYA padahal belum kaya-kaya amat.

Padahal, kalau pun kita sudah kaya dan mempunyai segalanya, apanya yang perlu disombongkan? Jangankan baru punya mobil, punya kekayaan berlimpah pun apanya yang bisa disombongkan. Harta, kekayaan adalah karunia Allah SWT. Karunia Tuhan itu bukan untuk dijadikan alat untuk menyombongkan diri.

Nilai Positif Bisnis MLM

Namun demikian, ada nilai positif bisnis MLM yang bisa diambil. Apa? Pembentukan karakter member aktif. Berpikir positif, mau bekerja keras, mau berjuang meraih kesuksesan adalah karakter yang sangat baik dan patut ditiru. Ini adalah wadah untuk menempa diri agar tahan terhadap penolakan, tahan terhadap cibiran orang lain, tahan terhadap hinaan orang lain. Karakter ini sangat diperlukan bagi pengusaha yang ingin sukses.

Jadi, sebenarnya MLM bukanlah cara terbaik untuk meraih kesuksesan melainkan cara terbaik untuk belajar meraih kesuksesan. Sekali lagi, bel-a-jar. Banyak orang yang justru lebih sukses setelah keluar dari binis MLM. Pembelajaran yang didapat dari bisnis MLM, ia aplikasikan dalam usaha lain.

Sebagai penutup, lupakan MLM atau apapun istilahnya, apapun bentuknya. Lupakan. Tinggalkan. Silahkan pelajari cara terbaik untuk sukses di usia muda. Akan lebih top lagi jika anda baca Cara Cepat Mengubah Nasib dalam 40 hari tanpa MLM.

Bagi yang sebelumnya pernah gagal dalam bisnis MLM atau bisnis apa pun, silahkan baca faktor penyebab kegagalan dan cara mengatasinya.

Sekian. Terima Kasih.

...

Cara Menjadi Orang Sukses di Usia Muda

Inilah Cara Menjadi Orang Sukses di Usia Muda. Mudah Dilakukan. Memiliki Kekayaan dan Harta Berlimpah di Usia Muda Bukan Lagi Hal yang Mustahil.


Berapa usia saat ini? 40 tahun? 60 tahun? Anda belum terlalu tua untuk menjadi seorang pengusaha. Bisakah seseorang menjadi orang sukses di usia muda, 20 tahun misalnya? Jawabannya, bisa. Yang penting, kita mau melakukan apa yang dilakukan oleh orang-orang sukses sebelum kita.

Kesuksesan itu tidak berpihak kepada orang yang sudah tua dan berumur. Kesuksesan itu tidak berpihak kepada orang yang sudah banyak 'makan asam garam kehidupan'. Kesuksesan itu tidak berpihak kepada orang yang terlahir sudah kaya.

Kesuksesan itu berpihak kepada orang yang mau berusaha, bekerja keras, bekerja cerdas, dan rajin berdoa. Betul. Karena usaha tanpa doa bagaikan komunis. Doa tanpa usaha bagaikan pengemis. Mengapa harus diiringi dengan doa? Agar ketika Anda sukses, Anda tidak akan sombong. Ketika Anda gagal, Anda tidak akan putus asa.

Untuk menjadi orang sukses apalagi sukses di usia muda, caranya mudah. Pelajari apa yang dilakukan oleh orang sukses sebelum ia sukses. Jangan melihat ia sekarang. Tapi lihatlah 10 tahun, 15 tahun, atau 20 tahun sebelum ia sukses. Minimal kita tahu 'kalimat yang sering ia batinkan sebelum ia sukses'. Maksudnya, kalimat yang ia tanamkan dalam hati sebelum ia sukses.

Berikut ini adalah kata-kata yang sering diucapkan atau dibatinkan dalam hati oleh orang-orang sukses sebelum ia berhasil.
  • Saya harus kaya dan bermanfaat
  • Saya menghindari kata mahal
Apa maksud dari kalimat tersebut? Saya akan bahas dalam artikel berikutnya.
Terima kasih.

Mengapa Rezeki Setiap Orang Berbeda? Ini Jawabannya!


Ada seseorang bertanya kepada saya: "Mengapa Rezeki Setiap Orang Berbeda?" Mengapa ada orang kaya dan ada orang miskin?

Sebagian orang menjawab pertanyaan tersebut dengan jawaban "kalau semua orang jadi kaya, maka tidak akan ada yang bekerja. Karena semuanya sudah punya banyak uang." Saya rasa jawaban ini tidak tepat. Sekali lagi, tidak tepat. Ini adalah jawaban keliru.
  • Apakah jika semua orang Indonesia kaya raya alias tidak ada yang miskin, maka tidak akan ada pekerja? Belum tentu.
  • Apakah jika semua orang Indonesia menjadi pengusaha sukses, tidak akan ada yang bekerja? Belum tentu.

Ini perlu diluruskan.

Kita bekerja bukan karena miskin.

Kita bekerja bukan sekedar mencari uang. Artinya apa? Bukan hanya untuk mendapatkan uang. Tapi lebih kepada menjalankan peran khalifah di muka bumi. Lebih kepada menjalankan peran sebagai orang yang bisa bermanfaat buat masyarakat. Semua menjalankan perannya masing-masing.

Ingat ya, bukan sekedar mencari uang. Uang itu sifatnya panas. Uang itu sifatnya cepat habis. Uang itu sifatnya sementara. Tidak ada uang permanen. Makanya harus terus bekerja.

Saya ilustrasikan begini.
  • Seorang petani kaya raya dan banyak uang, apakah ia akan berhenti menjadi petani? Belum tentu.
  • Seorang penjahit yang sukses, apakah ia akan berhenti menjadi penjahit? Belum tentu.
  • Seorang guru, yang sudah sukses, apakah ia akan berhenti menjadi guru? Belum tentu.

Hidup ini saling membutuhkan satu sama lain. Seorang guru butuh makan. Maka ia membeli beras dari warung. Seorang pedagang warung membeli beras dari grosir, pasar atau petani langsung. Begitu pun sebaliknya. Seorang petani atau pedagang mempunyai anak. Anaknya harus sekolah. Anaknya butuh guru. Saling membutuhkan.

Kurang jelas? Saya beri contoh yang lain.

Seorang pengusaha elektronik yang sukses mempunyai istri. Istrinya membutuhkan baju untuk pesta ulang tahun anaknya. Maka, istrinya pergi ke toko baju atau tukang jahit langsung. Tukang jahit dapat order. Dapat uang pula. Tukang jahit (walaupun sudah sukses) butuh hiburan untuk anaknya. Maka, tukang jahit beli televisi. Belinya dimana? Di toko elektronik.

Ya. Begitulah namanya hidup. Semua saling membutuhkan.

Jadi jika semua orang Indonesia kaya raya dan sukses, bukan berarti tidak akan ada pekerja. Bukan berarti tidak ada yang kerja. Lihat saja sekarang, orang kaya tetap bekerja, kan? Meskipun ia tidak bekerja pada perusahaan orang lain, tapi ia bekerja untuk usahanya sendiri.

Terus, apa dong jawaban "Mengapa Rezeki Setiap Orang Berbeda? Mengapa ada orang kaya dan orang miskin? Mengapa Anda kaya, saya miskin?"

Jawabannya adalah sunatullah. Barangsiapa yang mau bekerja keras, maka ia akan sukses. Barang siapa yang ikhtiarnya luar biasa, usahanya luar biasa, doanya luar biasa, maka ia akan sukses.

Mengapa ada orang yang dilahirkan sudah kaya? Takdir. Ia dilahirkan di keluarga kaya. Bapaknya dulu seorang pekerja keras. Maka ia kecipratan kaya. Tapi, jika anaknya tidak bekerja keras dan tidak mau berusaha, maka lambat laun hartanya akan habis.

Ada pepatah, yang kaya makin kaya yang miskin bablas miskin. Ini ada benarnya juga. Jika apa? Jika yang kaya mau bekerja keras dan yang miskin mengeluh dan malas.

Kesimpulannya adalah, mengapa rezeki setiap orang berbeda? Karena usahanya beda-beda, kerja kerasnya beda-beda. Ikhtiarnya berbeda.

Sudah dulu ya...

Bagi yang saat ini masih belum ada perubahan hidup, silahkan baca Cara Cepat Mengubah Nasib dalam 40 Hari atau Kurang.

Menggapai Impian di Tahun 2016, Penghasilan Meningkat

Menggapai Impian di Tahun 2016, Penghasilan Meningkat

Menikmati Malam Tahun Baru 2016

Rasanya tahun baru 2015 baru saja diramein di jalan-jalan. Sekarang sudah mau masuk tahun baru 2016 lagi. Yah. Biasa, mengulang keramaian. Seneng-seneng konvoi bareng teman dekat. Macet-macetan. Habis itu apa? Coba tebak? Ya, biasa. Hidup seperti biasa lagi. Yang sudah kerja, kerja lagi. Yang sedang banyak hutang, mikir lagi kapan hutang bisa lunas. Yang bisnisnya sedang kembang-kempis, bingung mau ngapain lagi?

Kalau saya boleh bertanya, coba lihat resolusi tahun 2015, mencapai target tidak? Kalau tercapai, ya Alhamdulillah. Kalau tidak, mendingan malam ini mikir tahun 2016 besok mau ngapain? Ini penting sekali! Dengan target yang jelas, besok (1 Januari 2016) adalah langkah awal buat mulai mewujudkan target-target tersebut.

Ada yang bilang: "Sekali-kali boleh dong seneng-seneng bos?" Mending puasa dulu deh seneng-senengnya. Kalau target tercapai, baru rayakan. Itu namanya reward atas pencapaian target sambil mengucapkan syukur. Kalau tidak, mending mikir mengapa gagal. Apa faktor penyebab kegagalan tersebut?

Resolusi Tahun 2016

Lalu bagaimana caranya menyusun impian untuk tahun 2016 ini? Apa resolusi tahun 2016? Yang gampang-gampang saja. Setidaknya kita harus mempunyai resolusi untuk:
Contoh:
Jika targetnya keuangan, keuangan seperti apa? Ingin mempunyai penghasilan berapa sebulan? 10 juta, 20 juta atau 60 juta? Buat sepesifik mungkin. Jangan asal-asalan. Penghasilan di tahun 2016 harus meningkat dari tahun sebelumnya. Bukan dengan demo ke perusahaan, tapi wujudkan dengan ide-ide kreatif meningkatkan penghasilan. Bisa melalui investasi emas, dan lain-lain.

Jika targetnya kehidupan keluarga, seperti apa? Perjelas.Yang masih sendiri, segera menikah tahun ini. Yang sudah berkeluarga, apa yang bisa kita berikan kepada keluarga? Rumah baru? Mobil baru?

Ingat, waktu setahun itu cepat sekali. Jangan sampai kehidupan kita di tahun 2016 sama saja dengan kehidupan di tahun 2015. Tidaklah perlu beramai-ramai merayakan tahun baru 2016, jika kita tidak mempunyai impian yang jelas. Impian untuk keluarga, untuk bangsa Indonesia.

Faktor Penyebab Kegagalan dan Cara Mengatasinya

Faktor Penyebab Kegagalan

Ketika kita berada pada level terendah, ketika gagal, jangan pesimis. Tetap optimis dan bersyukur.
Selain itu, cara menyikapi kegagalan bisa dilakukan dengan banyak introspeksi dan mohon ampun. Itulah cara menyikapi kegagalan dengan benar.

Ada beberapa faktor penyebab kegagalan yang kadang kala kita gak ngeh. Kita mungkin tidak menyadari bahwa ada beberapa faktor kegagalan yang secara tidak sengaja kita melakukannya. Saya lebih suka menyebutnya dengan akar serabut kegagalan. Kenapa? Karena dari sinilah, akarnya bisa menjalar kemana-mana. Dari sinilah, kegagalan bisa menjalar dan merembet kemana-mana. Bahkan lebih parahnya bisa gagal total, bangkrut, rugi belasan milyar, dan sebagainya.

Akar Serabut Kegagalan dan Cara Mengatasinya

  1. Tidak Berzakat.
  2. Menunda Hak Orang Lain.
  3. Tidak Selarasnya Impian Kita, Pasangan dan Orang Tua.
  4. Tidak Sempurnanya Ikhtiar.

Zakat yang Tidak Ditunaikan

Faktor penyebab kegagalan yang pertama adalah zakat. Zakat tidak sama dengan sedekah. Zakat sifatnya wajib dan sedekah sifatnya sunnah. Sedekah memang bisa membuat kita kaya. Tapi, sebesar apapun sedekah Anda, bukan berarti anda bebas dari kewajiban berzakat. Walaupun sedekah kita sampai 10% bahkan 30%, bukan berarti kita tidak perlu mengeluarkan zakat. Sama halnya dengan, shalat dhuha 8 rakaat tidak bisa menggantikan shalat shubuh yang 2 rakaat.

Zakat yang saya maksud di sini adalah zakat maal. Zakat Harta. Dalam takaran tertentu setelah melewati satu tahun, kita wajib mengeluarkan zakat sebesar 1/40 dari total harta yang kita miliki. 1/40 = 2,5%.

Setiap harta yang kita miliki, di situ ada hak orang lain yang perlu ditunaikan. Ada hak fakir. Ada hak fakir miskin. Jika harta yang dimiliki tidak kita keluarkan zakatnya, maka tunggulah balasan-Nya. Harta tersebut akan musnah. Bisa saja, dengan kebakaran misalnya. Bisnis merugi. Pelanggan lari. Karier mentok. Keluarga resah dan gelisah, tidak bisa menikmati harta tersebut. Anak atau keluarga sakit, yang bisa saja menghabiskan harta dan kekayaan karena biaya rumah sakit yang besar. Bisa menjalar kemana-mana. Di sini kita bisa rugi dua kali, harta tidak terpelihara, dosa didapat.

Hak Orang Lain yang Tidak Disegerakan

Faktor kegagalan yang kedua adalah hak orang lain. Jika utang tidak dibayar, utang kepada supplier, hak karyawan, hak pegawai tidak ditunaikan atau ditunda-tunda, maka rezeki kita pun akan tersendat-sendat. Hal tersebut tidak bisa ditebus dengan sebanyak apapun, sesering apapun. Soalnya ini terkait hak orang lain. Sedekah itu sunnah, utang itu sifatnya wajib. Jadi harus disegerakan. Segera ditunaikan.

Kalau sudah waktunya, kalau sudah jatuh temponya, ya sudah, bayarlah. Segera. Supaya rezeki kita juga disegerakan oleh-Nya.

Kalau kita punya utang 10 juta, sedangkan kita hanya punya uang 1 juta, bagaimana solusinya? Bayar 900 ribu dan sedekahkan 100 ribu. Mudah-mudahan dengan sedekah 100 ribu, Allah membalasnya dengan rezeki yang berlipat ganda. Jangan dibalik, sedekah 900 ribu, bayar utang 100 ribu. Nanti kasihan yang punya piutang.

Impian yang Tidak Selaras

Impian itu harus selaras antara kita, pasangan dan orang tua. Tidak bertabrakan satu sama lain. Kalau tidak selaras, dampak negatifnya merambat kemana-mana. Andai sholat berjamaah dilakukan dengan niat yang berbeda-beda, pastilah berantakan semuanya. Karena niatnya tidak sama. Niatnya beda. Sama halnya juga dengan impian.

Banyak orang yang memiliki impian menjadi pengusaha muda yang sukses, mempunyai banyak uang, keluarga harmonis, meraih kebahagiaan, hidup sehat, kaya dan bahagia, jalan-jalan ke nusantara, jalan-jalan ke luar negeri, bisa menghajikan orang tua, bisnis maju dan berkembang, karier bagus, dan sebagainya. Tapi, kalau tidak selaras dengan pasangan, pencapaiannya membutuhkan waktu lama. 

Kalau terjadi ketidak selarasan impian sebaiknya samakan dulu. Berikan perbandingan yang bisa dipahami oleh pasangan dan orang tua. Juga perbandingan yang memihak kepada keluarga. Carilah momen yang pas untuk berdialog, membicarakan tentang impian kita kepada pasangan dan orang tua. Jangan lupa berdoa. Doa. Doa yang sering. Doakan pasangan dan orang tua agar impian mereka selaras dengan kita. 

Ikhtiar yang Tidak Sempurna

Faktor berikutnya adalah ikhtiar yang kurang sempurna. Tidak sempurnanya impian akan berujung pada kerugian. Walaupun utang sudah dibayar, hak orang lain sudah ditunaikan, sudah berzakat, impian sudah selaras, tapi kalau ikhtiar kita tidak sempurna atau asal-asalan ya tetap saja semuanya akan berujung pada kegagalan. 

Ini sudah sunnatullah. Sudah hukum alam. Lihatlah teman-teman anda. Banyak orang yang niatnya baik, perkataannya baik tapi penghasilannya buruk. Penyebabnya, ikhtiarnya gak sempurna.

Ikhtiar yang sempurna adalah take action (mau bergerak), melakukan percepatan, melakukan inovasi, yakin, mau belajar, menjaga mutu dan kualitas, dan tangguh. Jika ikhtiar sudah dilakukan secara sempurna, sekali lagi sem-pur-na, maka kesuksesan hanya tinggal menunggu waktu saja.

Itulah beberapa faktor kegagalan yang harus segera diselesaikan. Segera dibereskan. Jika semuanya sudah dibereskan, pasti kegagalan akan menjauh, kesuksesan akan mudah diraih, dan anda akan dikejar-kejar uang.

Bagaimana Cara Menyikapi Kegagalan dengan Benar

Cara Menyikapi Kegagalan dengan Benar

Sukses itu berawal dari sebuah mimpi. Untuk meraih mimpi kita harus mengawalinya dengan sikap. Sikap terhadap diri sendiri dan sikap terhadap orang lain.

Sikap terhadap diri sendiri adalah sikap terhadap impian kita. Kita harus bersikap seolah-olah kita sudah menjadi seorang yang sukses. Apapun impian kita, kita harus bersikap seolah-olah kita sudah menggenggam impian tersebut, sudah mencapai impian tersebut. Kita harus yakin bahwa kita pasti sukses. Yakin terhadap diri sendiri.

Sikap terhadap orang lain adalah tahan terhadap cibiran orang lain atas impian kita. Tahan terhadap hinaan. Tahan terhadap ejekan orang lain. Apapun yang orang lain katakan. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa "jika kita menyampaikan impian kita pada orang lain, dan mereka tidak tertawa, maka impian itu terlalu kecil." Jika mereka tertawa, maka impian tersebut layak diperjuangkan.

Bagaimana Jika Gagal?

Sebenarnya lawan dari sukses bukanlah gagal. Gagal adalah satu paket dengan sukses. Lawan dari sukses adalah diam. Dengan berdiam diri, itulah kegagalan sesungguhnya.

Namun, bagaimana kalau kita gagal total? Bagaimana kalau kita bangkrut? Bagaimana kalau kita tertipu? Bagaimana kalau ditipu habis-habisan? Bagaimana kalau menganggur? Bagaimana kalau ditinggalkan? Ditinggalkan anak istri?

Ketika kegagalan datang, ketika masalah menimpa, tetaplah optimis! Optimis! Yakinlah pasti ada solusinya. Itulah salah satu cara menyikapi kegagalan dengan benar. Seburuk apapun keadaan, pasti ada solusi. Bahkan solusinya bisa lebih dari satu.

Selain optimis, kita juga harus introspeksi dan mohon ampun. Semua atas izin Yang Maha Kuasa. Termasuk turunnya masalah. Termasuk datangnya masalah. Termasuk kegagalan. Tidak mungkin Yang Maha Kuasa iseng-iseng begitu saja, mengizinkan datangnya masalah. Mungkin ini adalah cara-Nya menggojlok kita agar lebih tangguh. Lebih tahan banting. Atau barangkali, ini adalah cara Tuhan untuk menjewer kita atas kesalahan demi kesalahan kita di masa lalu. Jadi, segera introspeksi dan mohon ampun.

Selain itu, sebaiknya kita juga harus pandai bersyukur. Orang lain mungkin masalahnya lebih besar daripada masalah kita. Kegagalan mereka bisa saja lebih dahsyat daripada kegagalan kita. Pandai-pandailah bersyukur.

Saat kita gagal, saat berada pada titik paling rendah, sebenarnya kita sedang berada pada saat dekat-dekatnya dengan Yang Maha Kuasa. Coba lihat sujud. Sujud adalah titik terendah. Bukankah ketika manusia bersujud, ia sedang dekat-dekatnya dengan Yang Maha Kuasa. Bukankah dengan berada di titik terendah, doa kita akan lebih cepat diijabah? Banyak-banyak berdoa dan mendekat pada-Nya.

Gagal di usia muda lebih baik daripada gagal di usia tua. Kita masih banyak waktu, tenaga dan kreatifitas untuk menemukan jalan mudah menjadi kaya di usia muda.

Sekali lagi, bersyukur. Bersyukur. Bersyukur.

Jadi, ketika sedang mengalami kegagalan, sedang berada di level terendah, bukan untuk disesali. Melainkan disyukuri, diintrospeksi. Optimis. Mohon ampun. Itulah cara yang benar menyikapi kegagalan.

Selanjutnya, silahkan baca cara cepat mengubah nasib dalam 40 hari dan pahami faktor penyebab kegagalan dan cara mengatasinya.
..